[Review Film] I Still See You

Judul Film: I Still See You

Sutradara: Scott Speer

Release: 12 Oktober 2018

My Rate: 3/5

Sinopsis

Sebuah kesalahan eksperimen di salah satu laboratorium di Chicago tiba-tiba meledak dan menghasilkan gelombang energi di seluruh kota hingga merenggut nyawa sebagian besar penduduk.

Ledakan tersebut menyisakan fenomena aneh bagi penduduk yang masih hidup. Selama bertahun-tahun, Chicago berubah menjadi kota berhantu. Pasalnya, kota tersebut kini dihuni oleh arwah-arwah penduduk setempat. Penampakan mereka muncul beberapa menit dimomen-momen tertentu yang berulang-ulang setiap hari. Arwah-arwah tersebut secara misterius hidup berdampingan dengan penduduk yang masih tersisa. kemunculan arwah-arwah selama sepuluh tahun terakhir sejak ledakan tersebut, memberikan tanda tanya besar bagi beberapa remaja di daerah tersebut, khususnya, Ronnie dan Kirk.

Ronnie yang diberikan peringatan secara misterius oleh salah satu arwah yang tiba-tiba menulis, “RUN” di kamar mandinya segera dipenuhi rasa kekhawatiran. Mungkinkah arwah-arwah yang selama ini gentayangan tidak hanya muncul tanpa bisa disentuh apalagi berinteraksi, namun memiliki rahasia yang berlawanan dengan semua teori yang dipelajari Ronnie di sekolah?

Let’s Talk About It

Yuhhu, finally bisa juga nonton film thriller sendirian. Untuk beberapa alasan tertentu, aku gak berani nonton film thriller apalagi film horor sendirian. Awal menontonnya gak seru-seru amat alias biasa saja. Namun, saat hampir mencapai titik jenuh, akhirnya ketegangan saat menonton film tersebut mulai terasa.

Film ini diadaptasi dari sebuah novel berjudul Break My Heart One Thousand yang ditulis oleh Daniel Waters. Cukup menarik untuk genre thriller.

Tokoh Ronnie yang diperankan oleh Bella Thorne sangat menarik minat penonton, dan untuk alasan inilah aku tetap bertahan menonton film ini sampai habis. Berduet dengan aktor tampan Richard Harmon sebagai Kirk, lelaki misterius satu kelas Ronnie. Kirk dan Ronnie hampir memiliki kasus yang sama. Bedanya, Ronnie lari dari kenyataan akan kehilangan seorang ayah, sementara Kirk berusaha keras mencari jawaban tentang arwah ayahnya yang tak pernah muncul.

Kirk, tokoh yang awal kemunculannya biasa-biasa saja, malah kupikir hanya sebagai pemeran pembantu, namun dipertengahan film hingga akhir, Kirk lah yang menjadikan cerita ini seru hingga nuansa thrillernya terasa banget.

Sama halnya dengan film genre sci-fiction thriller lainnya, film ini berawal dari sebuah eksperimen yang didalangi oleh Dr. Martin Steiner (Louis Herthum) yang menariknya, ada plot mengejutkan di akhir film ini. Sayang sekali, penonton dibuat bertanya-tanya soal kemunculan spektrum dan hubungannya dengan penampakan arwah yang menurutku masih perlu digali.

Perjuangan Ronnie dan Kirk menemukan arwah misterius yang berbeda dari arwah lainnya menjadi konflik utama dalam film ini. peringatan “RUN” yang tertulis di kamar mandi Ronnie ternyata mengantarkannya pada sebuah kejadian-kejadian misterius. Tidak hanya itu, fakta lain mengenai asal-usul penyebab kemunculan arwah kini terkuak dibalik ledakan di laboratorium, walau perlu digali sisi ilmiahnya. Setidaknya, konflik ini cukup mencekam bagi penonton. Apalagi saat plot mengejutkan muncul diakhir film, dimana Ronni dijebak karena keraguannya pada Kirk, dan Kirk yang dikubur hidup-hidup. Tentu saja masih ada kejutan plot lainnya.

Film I Still See you, memberikan pesan kepada penonton bahwa, siapapun yang percaya akan kemunculan arwah setelah kematian, mereka ingin menyampaikan pesan yang belum terselesaikan semasa hidup. Dan, pesan yang paling membuat aku terharu adalah saat Ronnie harus mengikhlaskan kepergian ayahnya. Betapa kehilangan mengajarkan kita untuk menghargai apa yang kita miliki saat ini.

Jika kamu penyuka thriller, film ini layak masuk list tontonan akhir pekanmu friends.

Happy watching 🙂

____

15 Okt 2018, Makassar

Pic: Google.com

Advertisements

41 thoughts on “[Review Film] I Still See You

  1. Heni Puspita says:

    Walau menegangkan tapi sepertinya nggak seseram film horor Indonesia ya.
    Film horor Indonesia itu kdg cerita biasa aja tapi krn hantunya ‘dekat’ cerita2 horor jaman kecil jadi kayaknya males nontonnya haha. Kalau nonton yang ini sepeetinya masih berani hihi

    Liked by 1 person

  2. hidayahsulistyowati says:

    Noted, aku masukkan list film yang akan aku tonton akhir pekan nanti. Aku suka banget nonton film dengan genre thriller dari luar, terutama Hollywood.

    Kemarin abis nonton The Wicked…. hihii lupa judulnya. Film yang mengisahkan tentang arwah baby yang meninggal usia 4 tahun. Menarik sih, karena ending nya di luar perkiraan penonton

    Liked by 1 person

  3. Lidya says:

    aku jug akalu nonton thriller harus ada temannya 🙂 kadang suka deg-degan ya kala nonton film jenis ini. Kebanyakan film tentang arwah ini ingin menyampaikan pesan untuk menyelesaikan apa yang ada sebelum kematian mereka ya kaya film I still see you ini

    Like

  4. jiah al jafara says:

    Mon maap, ini bukan genre favorit saya, hihihi. PR banget nontin jenis thriller atau horor. Tp ya makhluk halus dr org meninggal biasanya emang nyampaiin pesan. Saya belum pernah dapat sih. Tp beberapa org pernah ngalami

    Liked by 1 person

  5. Rosanna Simanjuntak says:

    Aku suka banget pada film yang memberikan pelajaran moral misalnya seperti, “Kita tidak harus merasa kehilangan dulu untuk tahu artinya “memiliki”

    Oleh karena itu penting untuk menyatakan rasa sayang, perduli dan lain-lain semasa orang yang kita kasihi itu masih hidup dan bersama kita.

    Iya, jangan pernah menunggu sampai kita ‘kehilangan’ baru menyatakan ‘perasaan!’

    Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s