Malam Minggu di Filosofia Intitute

Cause girls like you run ’round with guys like me

(Sebab gadis seperti dirimu, rela bersama dengan orang seperti diriku)

‘Til sun down when i come through

(Hingga matahari tenggelam ketika aku berjuang)

I need a girl like you,

(Aku butuh gadis seperti dirimu)

~Maroon 5~

Malam minggu enaknya ngapain? apa aja sih yang penting asik.

Nah teman-teman kali ini aku mau share pengalamanku di Filosofia Institute. Dua hari sebelum weekend, aku udah mikir soal hmm ke mana yah malam minggu nanti. Nah pas buka salah satu group di whatsup, aku menemukan info kegiatan yang di share salah satu teman grupku. Nice timing! bisikku dalam hati.

img-20181103-wa00185887673942255336087.jpg

Filosofia Institue membuka kelas belajar Filsafat Pra-Socrates bertempat di Jln. Toddoppuli, Makassar. Ini pertama kalinya bagiku bergabung di Filosofia Institute. Sejujurnya, aku gak tahu apa dan seperti apa itu Filosofia Intitute. Tapi, belakangan ini aku memiliki ketertarikan untuk belajar filsafat. Selain juga memuaskan rasa penasaran.

Oiya yang mau tahu tentang Filosofia Institute, kamu bisa kepoin instagramnya yah.

Saat menuju lokasi, aku mendengarkan musik Maroon 5 yang saat ini sedang hits. Gak tau kenapa, lagu itu asik aja didengar. Setelah searching di om Google, yah lagunya gak terlepas dari dunia romantisme.  Eh kok lari kesitu yah. Back to the topic.

Sebagai pemula, aku merasa tidak salah tempat mendatangi Filosofia Instiute. Untuk pertemuan pertama, kami belajar tentang Filsafat pra-Socrates, jadi bagi teman-teman yang ingin mengetahui asal usul filsafat, yang secara umum diketahui dipelopori oleh Socrates. Di Filosofia Instute, kita akan dikenalkan oleh para filsuf awal sebelum Socrates mengenai pemikiran-pemikiran para tokoh tersebut.

Sebenarnya apa sih yang paling menarik saat belajar filsafat?

Untuk mendefinisikan apa itu filsafat, rasanya aku belum mampu merangkai kata yang tepat untuk itu. Namun, satu hal yang kutahu dari filsafat adalah kita dibuat berfikir untuk menanyakan asal mula segala sesuatu. Itulah yang membuatku penasaran dan ingin mempelajarinya lebih lanjut.

Aku sangat bersyukur menemukan tempat ini sebagai wadah untuk belajar. Aku pun kagum dengan para pegiat Filosofia Institute, yang bersedia meluangkan waktunya untuk menyediakan wadah bagi siapapun yang ingin belajar filsafat. Bagiku, ilmu yang diperoleh oleh seseorang tidaklah mudah, dan ketika itu ada di depan mata, rugilah kiranya jika disia-siakan begitu saja. Tapi, its all about our choice.

Bicara tentang filsafat pra-Socrates, aku jadi tahu beberapa tokoh yang mempelopori filsafat pra-Socrates. Seperti Thales, Anaximander, dan Anaximenes.

Ketiga tokoh tersebut telah memberikan sumbangsih yang sangat besar di bidang ilmu pengetahuan khususnya kepada Socrates dan Plato. Nah, kalau teman-teman penasaran seperti apa pemikiran para filsuf pra-Socrates, datang aja langsung ke tempatnya yah. The door is always open for you.

Suasana di Filosofia bagiku sangat menyenangkan. Teman-teman yang hadir begitu antusias belajar, sehingga kelas tidak membosankan. Beberapa teman antusias bertanya, dan dari beberapa pertanyaan tersebut, kami menemukan hal-hal baru. Membaca buku memang mengasyikkan, namun jika tanpa disertai diskusi atau mengikuti kajian-kajian dengan teman-teman, ibarat  kura-kura yang hidup di dalam tempurung.

By the way, itu aja dulu sharing aku kali. Selamat menikmati weekendmu di bulan November 🙂 thank you.

_______

3 November 2018, Makassar

Advertisements

5 thoughts on “Malam Minggu di Filosofia Intitute

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s