Seminar Wirausaha dan Literasi di Era Milenial oleh HMI Komisariat Kedokteran UMI

2018-11-04 10-1692784484..jpg

Hari Ahad ngapain aja gaess? Kalau aku sih hari ini ngikutin seminar yang diadakan oleh HMI Komisariat Kedokteran UMI.

Baca juga: Malam Minggu di Filosofia Institute

Seminar kali ini tentang kewirausahaan dan literasi di era milenial. Tema seminar tersebut yang membuatku tertarik. Berlokasi di Hotel Trisula, aku bergegas menuju lokasi pukul 08.00 am. Meskipun sedikit ngaret, aku menikmati waktu kosong sembari mengamati suasana di seminar tersebut.

Merasa kikuk awalnya, karena peserta rata-rata dari UMI (Universitas Muslim Indonesia) dengan baju khas HMI, hijau hitam. Tapi, rasa kikukku segera hilang setelah peserta lainnya berdatangan.

Apa yang menarik?

Tentu saja topik pembahasan di seminar mengenai kewirausahaan dan literasi di era milenial.

Ketiga pemateri di seminar kali ini sangat luar biasa. Topik kewirausahaan dibawakan oleh kanda M. Irham Samad dan kanda Faisal Latif. Dari topik ini, aku jadi tahu tentang pentingnya berwirausaha di bidang pariwisata mengingat negara Indonesia khususnya di Sulawesi Selatan kaya akan potensi sumber daya alam. Di Makassar sendiri, kata kanda Irham Samad, bidang pariwisata memiliki potensi bisnis yang luar biasa. Beliau juga memiliki komunitas pariwisata yang bisa memberikan wadah bagi pelaku UMKM yang menghubungkan dengan para turis di Makassar khususnya. Komunitas tersebut sebagai salah satu alternatif bagi pelaku usaha untuk memperluas jaringan.

Lain halnya dengan kanda Faisal Latif, beliau lebih banyak sharing seputar pengalaman beliau baik di dunia pekerjaan maupun di dunia kewirausahaan. Dari kisah beliau, aku dapat menarik kesimpulan bahwa, untuk menjadi pewirausaha, kita harus konsisten dan berani mengambil keputusan.

Materi terakhir dibawakan oleh kanda Sopian Tamrin. Beliau adalah direktur Edu Corner sekaligus pegiat literasi. Materi kali ini tentang literasi. Dari materi tersebut, aku menjadi tahu bahwa, berliterasi bukan hanya soal baca dan tulis, namun soal pemahaman dan kesadaran terhadap lingkungan sekitar. Orang yang berliterasi pasti akan melek aksara dan tidak mudah tergerus oleh hoax.

Baca juga: Ngobrol Santai Komunitas Edu di Fort Rotterdam

Seminar berakhir sekitar pukul 13.00 pm. Selain menemukan hal-hal baru, aku juga mendapatkan teman baru. Namanya Hety. Salah satu mahasiswa kedokteran UMI. Hety sangat ramah dan supel. Kami berpisah saat seminar selesai.

Nah gaess, itu tadi pengalamanku di hari Ahad awal bulan November. Mudah-mudahan bulan November tahun ini lebih berwarna, more experience, more friends, and more knowledge.

Bagaimana dengan kamu?

Share yuk 😊

_______

04 November 2018, Makassar

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s